Keutamaan Bulan Suci Ramadhan Beserta Dalilnya

Keutamaan Bulan Suci Ramadhan Beserta Dalilnya

Keutamaan Bulan Suci Ramadhan Beserta Dalilnya
4/24/2021
Keutamaan, ramadhan
Keutamaan Bulan Suci Ramadhan - Bulan Ramadhan adalah bulan dimana ummat Islam diwajibkan oleh Allah SWT. untuk berpuasa.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

يٰۤاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَا مُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ 

"Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 183)

Makna berpuasa adalah menahan lapar, dahaga, dan juga nafsu mulai dari terbitnya fajar hingga terbenamnya matahari.

Bulan Suci Ramadhan juga merupakan bulan yang paling mulia dan berkah daripada seribu bulan lainnya.

Kita sebagai ummat muslim sangat dianjurkan untuk memanfaatkan bulan Ramadhan dengan memperbanyak ibadah, amalan, dan berdo'a.

Karena dalam bulan yang penuh berkah ini terdapat keutamaan-keutamaan yang cukup istimewa.

Keutamaan Dan Keistimewaan Bulan Suci Ramadhan Beserta Dalilnya


1. Bulan Diturunkan Kitab Suci Al-Qur'an

Ramadhan, nuzulul Qur'an

Keutamaan bulan suci Ramadhan yang pertama adalah Nuzulul Qur'an atau juga biasa disebut Syahrul Qur'an. 

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

شَهْرُ رَمَضَا نَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰ نُ هُدًى لِّلنَّا سِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَا لْفُرْقَا نِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَـصُمْهُ ۗ وَمَنْ کَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّا مٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُکْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ وَلَعَلَّکُمْ تَشْكُرُوْنَ

"Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur."
(QS. Al-Baqarah 2: Ayat 185)

2. Diampunkan Segala Dosa-Dosa 

Keutamaan, ramadhan

Keutamaan yang kedua adalah diampunkan segala dosa oleh Allah bagi hamba-Nya yang mahu bertaubat.

Maka dari itu, di Bulan Suci Ramadhan ini adalah waktu yang paling tepat dan baik untuk bertaubat, pulang ke jalan Allah Subhanahu Wa Ta'ala.


Hal ini sudah tercantum dalam Hadits yang terdapat pada Ash-Shahihain, dari Abu Hurairah RA, dari Nabi Muhammad SAW.

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya: “Barang siapa yang berpuasa Ramadan karena keimanan dan mengharapkan pahala (dari Allah Subhanahu wa Ta’ala), niscaya akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”

Serta dalam Hadist Shahih Muslim, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda:

اَلصَّلَوَاتُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ وَرَمَضَانُ إِلَى رَمَضَانَ مُكَفِّرَاتٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ إِذَا اجْتُنِبَتِ الْكَبَائِرَ

Artinya: “Shalat fardhu lima waktu, shalat Jumat ke Jumat berikutnya, dan Ramadan ke Ramadan berikutnya menghapuskan dosa-dosa yang dilakukan di antara masa tersebut seandainya dosa-dosa besar dijauhkannya.”

3. Lailatul Qadar, Malam Seribu Bulan

Lailatul qadar, ramadhan,

Dalam Bulan Suci Ramadhan terdapat malam yang lebih baik daripada seribu bulan, yakni malam Lailatul Qadar.

Lailatul Qadar terjadi diantara malam-malam yang ganjil di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan.

Lailatul Qadar merupakan waktu dimana pintu-pintu langit dibukakan, do’a-doa dikabulkan, dan segala takdir yang terjadi pada tahun itu ditentukan. 


Maka dari itu, kita yang beragama Islam sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan, ibadah, dan berdo'a pada 10 malam terakhir Ramadhan, supaya mendapatkan keberkahan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar.

Allah SWT. berfirman :

إِنَّآ أَنزَلْنَٰهُ فِى لَيْلَةِ ٱلْقَدْرِ. وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ. لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍ.
”Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada lailatul qadar (malam kemuliaan). Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS Al-Qadr: 1-3).

Sabda Nabi Muhammad SAW :

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa melaksanakan shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari)

Dan tentunya masih banyak lagi keutamaan dan keistimewaan yang terdapat pada malam seribu bulan ini, yakni; Lailatul Qadar.

4. Dibuka Pintu Surga dan Ditutup Pintu Neraka

Pada Bulan Suci Ramadhan, Allah Subhanahu Wa Ta'ala menutup pintu neraka, dan membuka pintu-pintu surga.

Memberikan kesempatan bagi hamba-Nya yang ingin masuk surga dengan beribadah dan melakukan segala amalan-amalan yang terdapat dalam bulan Ramadhan.


Hal ini sesuai dengan Hadist :

Dari Abu Hurairah RA, Dari Nabi Muhammad SAW :

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِيْنُ.
"Apabila Ramadhan datang maka pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaitan-syaitan dibelenggu.”

5. Mendapatkan Fahala Yang Berlipat Ganda

Keutamaan dan keistimewaan bulan suci Ramadhan yang ke selanjutnya adalah mendapatkan fahala yang berlipat ganda atas semua amalan dan ibadah yang kita kerjakan. 

Sebagaimana tercantum dalam Hadist berikut ini.

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي.

“Setiap amal yang dilakukan anak Adam akan dilipatgandakan. Satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat. Lalu Allah Azza wa Jalla berfirman, “Kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku-lah yang memberi ganjarannya. Orang yang berpuasa meninggalkan syahwat dan makannya demi Aku semata.”

6. Bulan Yang Mustajab Untuk Berdo'a

Doa, ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan salah satu waktu yang sangat mustajab untuk berdo'a. Allah SWT menjanjikan bahwa do'a-do'a akan dikabulkan .

Do'a yang dipanjatkan dapat berupa untuk kelancaran hidup di dunia dan di akhirat kelak.

Firman Allah SWT.

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِى عَنِّى فَإِنِّى قَرِيبٌ ۖ أُجِيبُ دَعْوَةَ ٱلدَّاعِ إِذَا دَعَانِ ۖ فَلْيَسْتَجِيبُوا۟ لِى وَلْيُؤْمِنُوا۟ بِى لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ

Artinya: "Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (Q.S. Al-Baqarah 186).

7. Bebas Dari Siksa Kubur

Bagi mereka yang sudah meninggal dunia, Allah membebaskan mereka dari siksa kubur selama bulan Suci Ramadhan.

Sebagaimana dalam Hadits berikut ini.
 
أن عذاب القبر يرفع عن الموتى في شهر رمضان 

"Sesungguhnya azab kubur diangkat dari orang yang meninggal selama bulan Ramadhan." (HR. Al-Qurthubi).

8. Bagian Dari Rukun Islam

Menahan lapar, dahaga, dan nafsu (Puasa) dibulan Ramadhan termasuk dalam Rukun Islam yang ke-4.

Hal ini sesuai dengan Hadits dan Firman Allah dibawah ini.

عَنْ أَبِيْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُمَا قَالَ: سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: (بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ، وَحَجِّ البَيْتِ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ) رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ

Artinya: Dari Abdullah bin Umar radhiyallahu ‘anhuma dia berkata: ”Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ”Islam itu dibangun di atas lima dasar: persaksian (syahadat) bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah subhanahu wa ta’ala dan Muhammad adalah utusan Allah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, haji (ke Baitullah) dan puasa di bulan Ramadhan.” (HR. Al Bukhari dan Muslim).


Surat Al-Baqarah, ayat 185;

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۖ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۗ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Artinya: “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.” (QS.Al-Baqarah 185).

Penutup

Itulah beberapa Keutamaan dan keistimewaan Bulan Suci Ramadhan, kami tulis dengan sepengetahuan kami (hamba Allah yang masih 'awam). 

Bila sekiranya terdapat kesalahan, kekurangan, dan kekhilafan. Kami mohon kesediaannya untuk mengoreksi dan membenarkan kembali.

Dan hanyalah Allah yang mengetahui dengan segala kebenaran.
Open Comments
Close comment

1 comment

  1. Meskipun begitu, masih aja ada banyak oranv yang lalai dan tidak menganggap bulan puasa itu penting.

    ReplyDelete